Artikel Terbaru
Komentar Terbaru
Blog Sang Sahaja

Banner Sang Sahaja

Pengunjung Online
Blog Sahabat + Guruku
Mie Janda
image

Mie Janda

Kategori
Arsip

Suara Sahabat

Harga Cabe Rawit Melangit, Sambal Mie Janda Tetap Khas Pedasnya

Kita tahu bahwa akhir-akhir ini harga cabe bukan hanya melambung, tapi melangit. Tinggi, tinggi sekali. Bayangkang, harga cabe rawit sudah mencapai Rp. 100.000 per kilo. Lalu siapa kah yang terkena dampak dari kenaikan harga cabe ini. Dampak untung pastinya hinggap di petani dan pedagang cabe, nah dampak bingung hinggapnya di para pedagang makanan yang menjadikan cabe sebagai bagian yang sulit terpisahkan dari makanan yang mereka sajikan.

Mie Janda selain terkenal karena namanya yang unik dan rasa sajiannya yang enak, juga terkenal dengan sambalnya yang orang bilang "setan". Sambal yang orang bilang setan ini diolah dari cabe rawit sebagai pelengkap bagi para pelanggan yang masih merasa belum cukup puas dari dua pilihan saus yang kami sajikan. Banyak orang yang terjebak oleh sambal ini, dan inilah salah satu yang bisa membuat kami tahu mana pengunjung baru mana pelanggan. Pengunjung baru biasanya mereka kepedasan, karena mereka pikir sambal yang kami sajikan pedasnya seperti sambal-sambal yang biasa mereka temukan di kedai lain. Padahal, waaaaaaahhhhhh pedas banget rasanya.

Reporter Trans7 yang bernama Elsya menjadi salah satu korban sambal tersebut. Saat syuting untuk tayangan berita kuliner dia kan melahap Mie Janda Super, dia tuangkan dua sendok sambal ke mie yang kan dilahapnya itu. Saat syuting berlangsung dia lahap tanpa berburuk sangka sedikit pun. Dan setelah itu keringat pun bercucuran, pedasssssss katanya. Untung ada Es Duda yang bisa menjadi penawar rasa pedas yang terlalu itu.

Pedas ya rasanya pedas, tapi pedasnya sambal Mie Janda jangan berani sahabat tantang jika sahabat memang tak doyan pedas. Terlebih jika sambal tersebut disajikan dengan saus, wow pedasnya benar-benar membara.

Kembali lagi ke harga cabe yang melangit itu, jelas kami terkena dampaknya. Sempat kami coba hilangkan sambal di kedai kami selama satu hari. Dan komplen pun bermunculan dari para pelanggan. Wah kalo Mie Janda gak pakai sambal, rasanya gimana gitu. Akhirnya besoknya kami hadirkan kembali sambal di kedai sahaja kami. Sambal yang pelanggan bilang pedas rasanya, sambal yang kami bilang pedas harganya. Semoga, harga cabe bisa normal kembali.

Sumber: http://cucuharis.wordpress.com

Mon, 10 Jan 2011 @09:54


3 Komentar
image

Mon, 10 Jan 2011 @12:15

Yulis Samoa

Bener banget mas.. Harga cabe melonjak tinggi, begitu juga minya tanah..
Ohh mau dibawa kemana negara iniiii... hikzzz
Semoga segalanya kembali normal ...

Mas Achoey EL Haris yang luar biasa, bolehkah saya tukeran Link dengan Blog Catatan Cinta Sahaja dan Mie Janda Online ini di web saya...!? :)

image

Wed, 19 Jan 2011 @19:48

Guvee

Puedesss yaaa.. sip deh bro..

image

Thu, 20 Jan 2011 @07:43

yusuf

Nah, ini baru pengusaha beneran. Kualitas dan mutu adalah kepuasan pelanggan, harga cabai melonjak ini adalah tantangan buat mie janda. Oh ya kalo boleh usul, mungkin mencari pasokan cabe dari luar daerah lebih membantu, karena saya dengar kalau cabai diberi langsung dari petani harga jauh dengan harga dipasaran.

Sukses buat Mie Janda


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 1+0+1

Copyright © 2012 cvmediainfotama@miejanda · All Rights Reserved