Setap hari Sabtu, biasanya kedai sahaja Mie Janda beroperasi hingga jam 21.00 WIB. Tapi berbeda dengan hari Sabtu, 27 Maret 2010, kedai tersebut tutup lebih awal. Tak hanya itu, kedai sahaja Mie Janda Cibinong tampak gelap gulita. Hal ini jelas saja menimbulkan pertanyaan banyak orang, terutama mereka para pelanggan yang akhirnya harus kecewa karena tak bisa memanjakan lidah dan perut mereka di malam minggu yang cerah bersama orang-orang terkasih.
Ternyata eh ternyata, itu adalah bentuk partisifasi Mie Janda dalam moment yang bernama Earth Hour. Earth Hour adalah salah satu kampanye WWF berupa inisiatif global yang mengajak individu, praktisi bisnis, pemerintah, dan sektor publik lainnya di seluruh dunia untuk turut serta mematikan lampu dalam satu jam.
Owner Mie Janda sebagai praktisi bisnis (meski kecil-kecilan) merasa perlu untuk mencoba melakukan hal yang sama pada unit bisnis kami. Karena itulah kedai sahaja Mie Janda Cibinong + dari mulai jam 20.30 - 21.30 mematikan lampu, kipas angin dan hexos, freezer, music player dan lain-lain. Nah jika semuanya mati kayak gini, masa sih kami harus maksa jualan. Jadi gak apa-apa deh berkorban dikit demi menunjukkan rasa sayang kami terhadap bumi ini. Tapi jikalau mau jujur, ternyata Allah memudahkan niat baik kami itu, yakni dengan meningkatkan transaksi penjualan Mie Janda sehingga jam delapan malam kurang sajian kami dah habis dan sengaja tak ditambah. Kang Unggul beserta keluarga saksinya. :)
Kami, atas nama Mie Janda memohon maaf pada seluruh pelanggan yang telah merasa sedikit kecewa akibat kedai kami pada tgl 27 Maret 2010 tutup lebih awal. Semoga hubungan yang saling menguntungkan ini tetap terjalin dengan indah. Dan marilah kita cintai alam ini, bijak dalam memanfaatkan segala bentuk sumber energi demi keberlangsungan kehidupan di masa depan.
Oh ya, ingin tahu lebih banyak tentang Earth Hour, silakan main ke sini!
Sat, 27 Mar 2010 @23:09achoey |
Mon, 29 Mar 2010 @13:59hantu blogger |
Sat, 3 Apr 2010 @10:33eshape |